Skip to main content

follow us

Apa Itu Scabies / Kudis dan Bagaimana Cara Praktis Mengatasinya?


Apa Itu Scabies / Kudis dan Bagaimana Cara Praktis Mengatasinya?. Penyakit Scabies atau lebih dikenal sebagai penyakit kudis atau budukan, merupakan penyakit akibat infeksi kutu / tungau Sarcoptes scabiei.

Scabies banyak dialami oleh anak-anak yang tinggal dalam lingkungan yang padat seperti tempat penitipan anak, panti asuhan, dan pondok pesantren. Penggunaan barang-barang pribadi seperti handuk, sprei, dan pakaian secara bersama makin mempercepat penularan.

Bagaimana Proses terjadinya Kudis?


Tungai betina (jenis hama) menggali ke dalam kulit untuk bertelur, dan proses ini menyebabkan gatal yang menetap. Telur menetas dalam 3 atau 4 hari dan mencapai dewasa dalam waktu sekitar 2 pekan. Ketika kutu berproduksi, maka siklus akan dimulai lagi dan begitu seterusnya.

Bagaimana Gejala Scabies?


Rasa gatal pada malam hari akibat aktivitas kutu yang lebih tinggi ketika suhu lembab. Nampak terowongan-terowongan di bawah lapisan kulit yang berbentuk lurus atau berkelok-kelok. Jika terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, maka akan timbul gambaran pustul (bisul kecil berisi nanah). Terowongan ini biasanya berada pada daerah lipatan kulit yang tipis, seperti sela-sela jari tangan, daerah sekitar kemaluan, siku bagian luar, kulit sekitar payudara, pantat, dan perut bagian bawah.

Bagaimana Menangani Scabies?


  • Menghindari pemakaian barang pribadi secara bersama-sama.
  • Menjaga kebersihan badan dan lingkungan, terutama di tempat dengan kepadatan yang tinggi.
  • Mencuci pakaian secara rutin dan higienis.
Disclaimer: Postingan blog ini tentang dunia kesehatan, blogger, dan teknologi. Jika kurang berkenan, mohon kiranya untuk memberikan kritik dan saran via kolom komentar, atau via contact menu.

Artikel Terkait:

Buka Komentar