Skip to main content

follow us

Panduan Kesehatan Untuk Guru, Pengelola dan Kepala Sekolah


Panduan Kesehatan Untuk Guru, Pengelola dan Kepala Sekolah supaya Sekolah Sehat dan Ceria. Kita akan sedikit mengulas pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan sekolah seperti membiasakan siswa mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan tempat belajar / kelas, dan keberdihan kamar mandi. Karena usia dini merupakan periode awal yang paling penting dan mendasar sepanjang rentang pertumbuhan dan perkembangan manusia. Pada masa usia dini, semua potensi anak berkembang sangat cepat.

Fakta yang ditemukan oleh ahli-ahli neurologi (saraf), menyatakan bahwa sekitar 50% kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun dan 80% telah terjadi keika berusia 8 tahun pertumbuhan fungsional sel-sel saraf tersebut membutuhkan berbagai situasi pendidikan yang mendukung baik situasi pendidikan keluarga, masyarakat maupun sekolah.

Selain menyenangkan, hendaknya tempat dan suasana sekolah juga bersih dan sehat. Hal ini bertujuan untuk me ndukung kelancaran proses belajar mengajar.

baca: tips memilih jajanan sehat

1. Mengapa Perlu Memperhatikan Kesehatan di Sekolah


Sudah dimaklumi bahwa setiap interaksi yang melib atkan banyak orang tentu akan menimbulkan banyak permasalahan, salah satunya adalah masalah kesehatan. Kita tentu tidak heran jika tempat umum seperti sekolah merupakan tempat yang rentan terjadi penularan penyakit. Apalagi mengingat hal-hal yang penting untuk menjaga kesehatannya. Untuk itu, peran guru dan pengelola sekolah sangat diperlukan untuk menciptakan sekolah yang sehat

2. Pentingnya Menjaga kebersihan di Sekolah


Dengan lingkungan yang bersih, maka begitu banyak penyakit yang bisa dicegah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan :

a. Biasakan mencuci tangan


Dengan mencuci tangan, kita dapat mencegah kuman menempel pada tangan dan tentunya juga mencegah penularan penyakit dari satu orang ke orang yang lain. Kita tentu tidak menyadari bahwa tempat disekitar sangat banyak mengandung kuman yang tidak nampak oleh mata. Gagang pintu, meja, kursi dan banyak benda-benda disekitar kita yang sering kita pegang ternyata mengandung kuman yang berpotensi menyebabkan penyakit.

Untuk itu, perlu dibiasakan mencuci tangan terutama ketikla akan manan dan setelah buang air kecil atau buang air besar. Sangat dianjurkan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun. Kebiasaan mencuci tangan dapat mencegah penularan penyakit flu, diare (mencret), muntaber (muntah dan berak), dan berbagai penyakit menular lainnya

b. Sediakan tempat sampah


Untuk membiasakan hidup bersih, salah satu caranya adalah dengan menyediakan tempat sampah. Akan lebih baik lagi jika disediakan tempat sampah basah dan kering. Selain lebih sehat, hal ini sekaligus dapat mengajarkan anak-anak untuk memilih mana sampang yang basah dan kering. Tempat sampah yang telah penuh hendaknya segera dibuang ke tempat penampungan sampah supaya tidak dihinggapi lalat.

Hendaknya para guru menberikan contoh yang baik dengan selalu membuang sampah pada tempatnya. Jika anak membuang sampah sembaarangan, maka hendaknya diingatkan supaya memungut sampah yang berceceran tersebut dan memasukkannya ke tempat sampah yang telah disediakan

c. Perlunya tempat belajar mengajar yang bersih


Ruang kelas maupun tempat bermain anak hendaknya selalu rutin dibersihkan. Selain dibersihkan dari debu dan kotoran, juga dibersihkan dari barang-barang yang tidak diperlukan dalam kegiatan mengajar.

Banyaknya barang yang menumpuk dan tidak terawat akan berpotensi menjadi tempat persembunyian nyamuk yang dapat menggigit dan menularkan penyakit. Salah satunya adalah nyamuk penyebab demam berdarah yang senang mengigit pada siang hari ketika anak-anak sedang belajar dan bermain, hasil karya atau kreativitas anak sebaiknya ditempatkan pada suatu lemari tersendiri atau rak yang ditata secara teratur

d. Jaga kebersihan kamar mandi


Selain ruang kelas dan tempat bermain, kamar mandi merupakan salah satu tempat yang perlu dijaga kebersihannya. Banyaknya pengguna kamar mandi dan kloset, menyebabkan tempat ini menjadi tempat yang disukai kuman. Kloset dan lantai hendaknya disikat dan dibersihkan secara rutin. Begitu juga dengan bak mandi atau ember tempat penampungan air, hendaknya dikuras secara berkala, diganti airnya dan ditutup supaya tidak menjadi berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk.
Disclaimer: Postingan blog ini tentang dunia kesehatan, blogger, dan teknologi. Jika kurang berkenan, mohon kiranya untuk memberikan kritik dan saran via kolom komentar, atau via contact menu.

Artikel Terkait:

Buka Komentar