Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anak dan Tips Puasa Anak Lancar

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anak dan Tips Puasa Anak Lancar

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anak dan Tips Puasa Anak Lancar


Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anak dan Tips Puasa Anak Lancar. Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anak dan Tips Puasa Anak Lancar Jasmani dan Rohani dan cara mengajarkannya dan diperhatikan supaya puasa anak berjalan lancar. Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya menjadi anaknya yang sholih dan sholihah. Karena alasan itulah, banyak orang tua yang berniat mendidik anak untuk mengenal dan melakukan ibadah sedini munkin.

Semakin dini seorang anak dikenalkan dengan ibadah, maka diharapkan akan menjadi kebiasaan dan terpatri didalam jiwa anak.

Ada begitu banyak manfaat puasa bagi kesehatan anak jasmani dan rohani, 4 diantaranya:

  1. Pola atau jadwal makan menjadi lebih teratur sehingga berdampak positif bagi kesehatan lambung anak.
  2. Dengan berpuasa, anak tidak lagi makan berlebihan sehingga kemungkinan anak mengalami obesitas (kegemukan) dapat dikurangi.
  3. Jajanan yang tidak sehat juga dapat dikurangi selama bulan puasa, karena otomatisanak tidak jajan sembarangan ketika siang hari. Hal ini, tentu akan mengurangi kemungkinan munculnya berbagai penyakit seperti diare dan demam thypoid (typhus) akibat memakan jajanan yang kurang bersih.
  4. Puasa juga bisa melatih kesabaran emosional anak. Dengan berpuasa, anak-anak dilatih untuk menahan diri dari makan dan minum, padahal di luar bulan ramadhan, mereka bisa makan kapan saja. Anak juga belajar menahan lisan dari berkata-kata yang tidak baik dan menahan diri dari amarah ketika ada hal-hal yang tidak disukai

Meski belum banyak yang dilakukan penelitian, sejauh ini belum pernah diketahui ada anak yang mengalami sakit atau gangguan kesehatan yang berat akibat puasa. Sebaiknya, ada tahapan waktu yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan fisik serta mental anak.

Puasa setengah hari bisa diperkenalkan pada anak usia dibawah 6 tahun. Tentu saja, orang tua tetap harus memberikan pengertian pada anak bahwa ibadah puasa yang mereka lakukan masih bersifat "latihan" dan bukanlah ibadah puasa yang sesungguhnya. Diatas usia 6 tahun, kita bisa memperkenalkan puasa penuh namun tetap kita berikan kelonggaran jika sewaktu-waktu anak merasa tidak kuat sehingga ingin berbuka.

Usia memang bukan satu-satunya patokan, mengingat kemampuan puasa juga sangat dipengaruhi oleh niat dan tekat masing-masing anak. Anak yang berusia lebih muda terkadang justru lebih kuat berpuasa dibanding anak yang berusia jauh diatasnya. Tentu saja hal ini disebabkan oleh tekad baja si anak dalam menjalankan ibadah puasa.

Tips agar Puasa Anak Kita Berjalan Lancar


  1. Agar puasa anak berjalan lancar, orang tua bisa mempraktekkan kiat-kiat praktis berikut ini
  2. Berikan makan yang tinggi kalori dan protein pada anak ketika sahur, supaya anak mempunyai cadangan energi yang cukup;
  3. Cukupi kebutuhan cairan anak supaya tidak terjadi dehidrasi (kekurangan cairan), ayaitu 6 sampai 8 gelas cairan. Cairan yang dimaksud tidak hanya air putih, tapi termasuk juga susu, jus buah, kuah sayur, dan lain-lain;
  4. Perhatikan jadwal tidur dan istirahat anak supaya tidak kekurangan atau justru berlebihan
  5. Ajak anak untuk sahur, karena sahur sangat penting untuk ketahanan anak dalam menjalankan puasa. Bangunkan dengan hati-hati dan terus motivasi anak untuk mau bangun tidur. Jangan menggunakan paksaan atau ancaman, karena hal tersebut sangat tidak baik untuk kondisi mental dan kejiwaan anak;
  6. Setelah selesai sahur, ajak anak untuk sholat subuh berjama’ah. Selain mengajarkan pentingnya sholat berjama’ah, kebiasaan ini juga bisa mengusir rasa kantuk pada anak. Usahakan supaya anak tidak langsung tidur kembali dengan perut penuh setelah makan sahur;
  7. Setelah sholat subuh, ajak anak untuk melakukan aktivitas yang tidak terlalu menguras tenaganya, misalnya membaca Al-Qur’an, membaca buku cerita untuk mereka atau mengulang hafalan do’a sehari-hari. Hindarkan anak-anak dari aktivitas yang menguras tenaga, seperti bermain kejar-kejaran misalnya;
  8. Pada waktu siang, hendaknya anak tidur seperti biasanya supaya badan beristirahat setelah seharian beraktivitas;
  9. Sorenya anak boleh melakukan aktivitas yang lebih banyak, seperti berolahraga misalnya tapi hendaklah dipilih waktu ketika mendekati saat berbuka puasa;
  10. Hendaknya ibu menyiapkan menu makanan berbuka yang bergizi dan disukai anak;
  11. Menjelang tidur, kita bisa memberikan susu atau air madu untuk menambah tenaga bagi anak kita setelah mereka banyak melakukan aktivitas seharian.

Itulah Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anak dan Tips Puasa Anak Lancar Jasmani dan Rohani dan cara mengajarkannya dan diperhatikan supaya puasa anak berjalan lancar. Semoga bermanfaat...