Skip to main content

follow us

Tahu Tidak Faktanya Batuk Sebagai Mekanisme Pertahanan Tubuh?


Tahu Tidak Faktanya Batuk Sebagai Mekanisme Pertahanan Tubuh? Sehingga sebagian orang tua bingung jika anaknya terkena batuk, bagaimana cara menangani atau mengatasinya? kapan batuk pada anak harus diwaspadai? berbahayakah? padahal batuk itu sebagai benteng pertahanan yang menjadi alarm supaya orang tua segera bertindak. Yuk kita telaah apa yang harus dilakukan ketika anak batuk.

Batuk adalah pengeluaran sejumlah volume udara secara mendadak dari rongga dada melalui mulut. Melalui mekanisme tersebut menghasilkan aliran udara yang sangat cepat yang dapat mengeluarkan material yang ada di jalur pernafasan. Batuk memiliki fungsi sebagai salah satu mekanisme utama pertahanan sistem pernafasan. Batuk akan mencegah aspirasi makanan padan atau cair dan berbagai benda asing dari luar.

Selain sebagai mekanisme pertahanan, batuk juga dapat berfungsi sebagai ‘alarm’ yang memberitahu adanya gangguan pada sistem pernafasan atau sistem oragan lainnya yang terkait. Batuk akan timbul bila reseptor batuk terangsang. Berbagai hal, keadaan, atau penyakit dapat menjadi penyebab batuk.

Sebagian besar penyebab batuk berasal dari sistem pernafasan dan kelainan pada sistem selain pernafasan.

Bagaimana cara menangani batuk?


Selain dengan obat-obatan medis, anda dapat meringankan batuk anak dengan beberapa langkah sederhana berikut:

  1. Berikan cairan yang cukup pada anak, jika masih menyusu maka susuilah sesering mungkin. Akan lebih baik jika berupa minuman air putih hangat dan atau dicampur sedikit madu.
  2. Buka jendela lebar-lebar, biarkan udara dan sinar matahari pagi masuk.
  3. Bersihkan kipas angina tau pendingin ruangan (AC), hal ini dapat mengurangi kambuhnya batuk pada anak.
  4. Dudukkan anak di pangkuan anda dan bungkukkan tubuhnya sedikit kedepan, kemudian tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut untuk melancarkan lendir.
  5. Pada anak usia 3 tahun lebih, biasanya sudah bisa diberi minuman jahe hangat untuk membantu meredakan batuk
  6. Ciptakan suasana bersih dan nyaman di kamar anak. Letakkan beberapa mangkuk berisi air panas yang diberi beberapa tetes minyak kayu putih. Aromanya yang melegakan bisa membantu meredakan batuk.
  7. Oleskan minyak telon (untuk bayi) atau minyak kayu putih di dada anak untuk memberikan efek hangat dan melegakan
  8. Ketika mandi, rendam anak dalam air hangat yang banyak hingga merendam bagian dadanya.
  9. Posisi berbaring akan memperberat batuk, maka tidurkan anak dalam posisi setengah duduk, misalnya dengan bantal tambahan.
  10. Siapkan wadah untuk menampung dahak dan muntahan anak. Pada balita, biasanya belum bisa mengeluarkan dahak, sehingga mereka menelan dahak atau mengeluarkan dahak lewat muntahan.

Kapan batuk harus diwaspadai


Ada beberapa tanda bahaya ketika batuk dan merupakan sinyal supaya anda segera mencari pertolongan medis :

  1. Disertai demam tinggi dan nafas cepat
  2. Bibir atau lidah kebiruan
  3. Mengantuk yang tidak wajar
  4. Tidak dapat berbicara dengan normal
  5. Daerah antara tulang iga anak tampak cekung ketika menarik nafas
  6. Tak kunjung sembuh
Disclaimer: Postingan blog ini tentang dunia kesehatan, blogger, dan teknologi. Jika kurang berkenan, mohon kiranya untuk memberikan kritik dan saran via kolom komentar, atau via contact menu.

Artikel Terkait:

Buka Komentar