Pengertian Lingkungan Biotik dan Abiotik Dalam Perspektif Ekologi

Pengertian Lingkungan Biotik dan Abiotik Dalam Perspektif Ekologi

Pengertian Lingkungan Biotik dan Abiotik Dalam Perspektif Ekologi


Pengertian Lingkungan Biotik dan Abiotik Dalam Perspektif Ekologi. Pengertian Lingkungan Biotik dan Abiotik Dalam Perspektif Ekologi. Dalam perspektif ekologi, lingkungan hidup mencakup segala sesuatu yan da disekitar kita yang terdiri dari faktor biotik dan abiotik derta budaya manusia. Realitas menunjukkan bahwa makhluk hidup tidak dapat hidup sendiri, ada saling ketergantungan antara sesamanya maupun dengan lingkungannya. Disamping itu bahwa aktivitas makhluk hidup termasuk manusia ternyata sangat dipengaruhi dan mempengaruhi terhadap lingkungan tempat hidupnya baik lingkungan biotic maupun abiotik.

Lingkungan biotik secara garis besar meliputi mikro organisme, tumbuhan, hewan dan manusia. Mikroorganisme merupakan jasad makhluk  kecil yang berperan penting sebagai jembatan hubungan antara lingkungan biotik dan abiotik. Sedangkan lingkungan abiotik meliputi segala sesuatu yang tidak hidup dan berupa benda mati yang secara tidak langsung terkait pada keberadaan hidup seperti air, tanah, cahaya, kelembapan, udara, dan keadaan tanah tempat makhluk hidup berada.

Munculnya ilmu tentang ekologi merupakan hasil kajian dari berbagai fenomena alam sendiri yang teratur. Keteraturan yang ada di alam membuat manusia bisa membuat prediksi- prediksi tentang apa yang akan terjadi berdasarkan pada fakta-fakta yang ada, sehingga manusia bisa membuat antisipasi-antisipasi. Keteraturan yang ada di alam ini merupakan bukti bahwa ala mini tidak terjadi dengan sendirinya dan tanpa tujuan, tapi jelas diciptakan oleh Dzat yang Maha Kuasa denga tujuan dan maksud tertentu sehingga manusia wajib mensyukurinya. Petunjuk-petunjuk tentang gejala alam yang teratur dan seimbang itu membuat kita dapat men-tafakkuri ke-Esaan sang Pencipta sehingga mempu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepadaNya.

Alam semesta beserta isinya diserahkan sepenuhnya untuk dipelihara dan dimanfaatkan bagi keperluan hidup manusia secara bijak agar kita bisa melaksanakan sang Pencipta dengan sebaik-baiknya.

Referensi : Arif Kurniawan | Biologi Insight | Mengkaji Kehidupan | HPM