Skip to main content

follow us

Apakah Tumbuh Kembang Anak Saya Normal?


Apakah Tumbuh Kembang Anak Saya Normal? Setiap bayi berkembang dengan kecepatannya sendiri, dan orang tua berusaha supaya tumbuh kembang anak bisa optimal. Sebaiknya orang tua tidak terlalu kaku melihat perkembangan anaknya, karena ada banyak variasi dalam tumbuh kembang anak.

Walaupun demikian, tapi tetap ada pola perkembangan yang berlaku umum dan biasanya dijadikan standar. Berikut stimulasi tumbuh kembang anak menurut dari usia mereka, untuk dijadikan tolak ukur tentang perkembangan anak anda:

baca: Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak

Usia 0-1 bulan


Semua aktifitas bayi masih berjalan secara naliriah atau refleks. Meskipun bayi dapat melihat, mendengar, membau, meraba, dan merasa, dia belum mengerti maknanya. Keterampilan komunikasi pertama yang dipelajari adalah menangis, dan ini merupakan bentuk komunikasinya dengan lingkungan sekitarnya.

Usia 2 bulan


Walaupun bayi masih beraktifitas secara reflex, kesadaran dirinya mulai terbentuk. Pada usia ini, bayi secara otomatis mengepalkan jari-jari tangannya dan terkejut oleh suara keras tiba-tiba. Dia bisa memiringkan kepalanya dalam beberapa detik dan mengucapkan suara-suara.

Dia dapat tersenyum dan mengikuti wajah orang yang ada di hadapannya dengan matanya sampai sudut maksimal 90 derajat. Meski sudah bisa menegakkan kepalanya, dia belum bisa menjaganya tetap stabil.

Usia 3 bulan


Bayi anda secara bertahap mengambil alih kendali atas tubuhnya dan hanya sesekali mengepalkan tinju. Sekarang dia dapat menggenggam benda secara aktif dengan tangannya. Dia dapat menjaga kepalanya dengan stabil dan matanya dapat mengikuti gerakan benda ke segala arah. Dia mulai mengenal suara anda, bahkan bisa tersenyum dan merespon anda dengan suara.

Usia 4 bulan


Bayi anda dapat tersenyum dan tertawa spontan. Dia bisa berbalik sendiri dari posisi terlentang ke telungkup. Dia mulai bisa menahan beban di kaki sehingga sesekali dapat melakukan gerakan seperti “push-up”. Dia bisa memindahkan objek dari satau tangan ke tangan yang lain dan mulai mengoceh.

Usia 5 bulan


Bayi anda dapat mengenali warna-warna dan bermain dengan tangan dan kakinya. Dia mungkin sudah mengetahui namanya sehingga bereaksi bila dipanggil. Beberapa bayi sudah bisa duduk untuk beberapa saat.

Usia 6 bulan


Bayi anda akan menegok ke arah suara dan mulai menirukan suara-suara. Kebanyakan bayi sudah dapat berguling ke dua sisi, beberapa bayi sudah duduk stabil di usia ini.

Usia 7 bulan


Kebanyakan bayi sudah bisa duduk stabil, sebagian bayi sudah bisa merangkak. Dia akan menjulurkan lengannya ke anda jika ingin diangkat, dan dia suka memasukkan segala sesuatu ke mulutnya.

Usia 8 bulan


Bayi anda berbicara lebih terstruktur, seperti “ba-ba” dan “da-da”, tapi belum ada maknanya, beberapa bayi  sudah dapat berdiri dengan berpegangan pada sesuatu.

Usia 9 bulan


Sebagian besar bayi sudah bisa bangkit sendiri dari posisi duduk dengan berpegangan, dan sudah bisa makan dengan tangannya dan meminum dengan cangkir dengan bantuan anda.

Usia 10 bulan


Bayi anda bisa melambaikan tangan dan memungut benda dengan jepitan jarinya, keterampilan merangkaknya sudah sempurna (perut tidak menyentuh lantai), mungkin juga sudah bisa berkata “mama” dan ”baba” untuk memanggil orang tuanya.

Usia 11 bulan


Bayi anda sudah bisa menyampaikan keinginan dengan isyarat. Dia juga memahami beberapa perintah sederhana seperti minum, makan, atau menyerahkan mainannya. Beberapa bayi sudah bisa berjalan dengan bimbingan dan mengucapkan beberapa kata yang bermakna.

Usia 12 bulan


Sebagian besar bayi sudah bisa berbicara sederhana atau bersamaan dengan kemampuan berjalan, atau bisa jadi salah satu mendahului yang lainnya. Anda tidak perlu memasang “target” anak harus bisa berjalan dan berbicara pada usia 1 tahun ini.

Usia 1–2 tahun


  1. Mengangkat badannya ke posisi berdiri
  2. Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan
  3. Dapat berjalan dengan dituntun
  4. Mengulurkan lengan / badan untuk meraih mainan
  5. Menggenggam erat pensil
  6. Memasukkan benda ke mulut
  7. Mengulang menirukan bunyi yang didengar
  8. Menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti
  9. Mengeksplorasi sekitar, ingin tahu, dan ingin menyentuh apa saja
  10. Bereaksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan
  11. Senang diajak bermain “ciluk ba”
  12. Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum dikenal

Usia 2-3 tahun


  1. Belajar melompat dan memanjat
  2. Membuat atau menyusun jembatan dengan 3 balok
  3. Mampu menyusun kalimat
  4. Mempergunakan kata-kata saya, bertanya, dan mulai mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya
  5. Mulai bisa menggambar bentuk lingkaran
  6. Bermain bersama dengan anak lain di luar keluarganya
  7. Mulai bisa menggunakan gunting untuk memotong

Usia 3-4 tahun


  1. Berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga
  2. Berjalan pada jari kaki
  3. Belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri
  4. Mengenal 1 atau 2 warna
  5. Menyebut namanya, jenis kelamin, dan umurnya
  6. Banyak bertanya
  7. Mengenal sisi atas, sisi bawah, sisi muka, dan sisi belakang

Usia 4-5 tahun


  1. Melompat
  2. Pandai bicara
  3. Dapat menghitung jari-jarinya
  4. Mengenal 4 warna
Perbedaan bahkan bisa ditemui pada 2 anak kembar, jadi anda tidak perlu khawatir jika anak anda tidak sama dengan anak lainnya yang sebaya. Perbedaan sedikit dalam kecepatan perkembangan adalah hal biasa. Bila perkembangannya cukup besar, mungkin anda bisa mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan.

Referensi: dr. Avie Andriyani | sang buah hati | as-salam juni 2014
Disclaimer: Postingan blog ini tentang dunia kesehatan, blogger, dan teknologi. Jika kurang berkenan, mohon kiranya untuk memberikan kritik dan saran via kolom komentar, atau via contact menu.

Artikel Terkait:

Buka Komentar