Pengelompokan Binatang Dari Simetri dan Lapisan Tubuh

Pengelompokan Binatang Dari Simetri dan Lapisan Tubuh

Pengelompokan Binatang Dari Simetri dan Lapisan Tubuh


Pengelompokan Binatang Dari Simetri dan Lapisan Tubuh. Pengelompokan Binatang Dari Simetri dan Lapisan Tubuh. Makhluk hidup di bumi jumlahnya banyak dan beragam, seperti vertebrata, eves, karnivora, herbivora, reptil, dan pisces. Sehingga perlu pengelompokan agar lebih mudah mempelajari dan mengenalinya. Dunia binatang mempunyai keanekaragaman yang sangat tinggi.

Organisme binatang mengalami evolusi yang panjang dan karakter yang berbeda-beda. Semua binatang terbentuk dari banyak sel yang disebut multiseluler dan menggunakan materi organic untuk proses metabolism, dengan kata lain sebagai konsumen atau biasa disebut organism heterotrof. Dunia binatang ini sangat bervariasi bentuknya dari yang kecil hingga yang besar.

Hampir 99% anggota hewan termasuk invertebrate sehingga memungkinkan variasi bentuk yang sangat besar. Sel hewan tidak memiliki struktur dinding sel, hanya memiliki membrane sel. Hal ini menyebabkan sel hewan lebih fleksibel dan memungkinkan pergerakan yang lebih bebas. Pergerakan ini dapat berupa berjalan, berlari, terbang dan meloncat. Adanya aktifitas ini ditunjang oleh alat pergerakan yang berkenbang menurut habitatnya, antara lain kaki, sayap, tentakel, dan sirip.

Uraian siatas merupakan karakter umum pada binatang, banyak karakter lain yang digunakan untuk membedakan antar tingkatan, karena keragamannya sangat tinggi, maka dunia hewan dibagi lagi menjadi beberapa hal agar lebih mudah mengenalnya:

1. Simetri Tubuh
Setiap hewan memiliki simetri tubuh yang memungkinkan bagian tubuh hewan dapat dibagi menjadi dua bagian yang sama. Simetri tubuh hewan dibagi menjadi dua :

  • Simetri bilateral; bagian tubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lain. Jika tubuh hewan tersebut dipotong melewati mulut dan anus, akan didapatkan bagian yang sama antara sisi kanan dan kiri.
  • Simetri radial; bagian tubuhnya tersusun melingkar atau bulat. Jika diambil garis melewati mulut dan anus, akan didapatkan bagian-bagian yang sama

2. Lapisan Tubuh
Dalam perkembangannya menuju dewasa, hewan membentuk lapisan tubuh. Berdasarkan jumlah lapisan tubuhnya, hewan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  • Hewan diploblastik; hewan ini memiliki dua lapisan tubuh. Lapisan luar disebut ektoderm dan lapisan dalam disebut endoderm.
  • Hewan triploblastik; memiliki tiga lapisan. Lapisan luar disebut ectoderm, lapisan tengah disebut mesoderm, dan lapisan dalam disebut endoderm. Lapisan ini akan membentuk system organ yang ada pada organisme. Hewan ini dikelompokkan lagi menjadi tiga, berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh, yaitu Aselomata (hewan yang tidak memiliki rongga tubuh diantara saluran pencernaan, seperti cacing pipih), Pseudoselomata (hewan yang memiliki rongga tubuh namun tidak seutuhnya dibatasi oleh mesoderm, tapi oleh endoderm dan mesoderm. Contohnya seperti cacing gilih), selomata adalah hewan yang memiliki rongga tubuh sejati yang berisi cairan dan dibatasi oleh jaringan yang berasal dari mesoderm.

Pengelompokan diatas tidak digunakan dalan taksonomi hewan, pengelompokan yang digunakan berdasarkan banyak karakter persamaan dan perbedaan organisme. System pengelompokan hewan yang pertama kali berdasarkan ada tidaknya tulang belakang. Klasifikasi ini membedakan  hewan menjadi dua dunia besar, yaitu avertebrata/invertebrate dan vertebrata. Sistem ini dikemukakan oleh Lamarck (1744-1829). Seiring dengan berkembangnya ilmu biologi khususnya taksonomi, sistem klasifikasi ini berkembang.

Referensi : Arif Kurniawan | Biologi Insight | Mengkaji Kehidupan | HPM