Skip to main content

follow us

Tips Ampuh Mengatasi Stres Dengan Baik dan Benar


Tips Ampuh Mengatasi Stres Dengan Baik dan Benar. Stres bisa berdampak buruk pada kinerja kerja, hubungan sosial, dan keluarga, bahkan juga dapa menimbulkan penyakit fisik.

Sebelum anda mengelola atau menangani stres sebaiknya anda kenali faktor dan gejala stres terlebih dahulu, bagaimana sudah tahu faktor dan gejalanya? Silahkan anda coba beberapa tips mengangani stres berikut ini:

1. Hadapi kenyataan


Jangan berdalih bahwa “semua baik-baik saja” jika sesungguhnya anda sedang stres. Mengakui stres adalah langkah awal untuk dapat mengelola stres menjadi energy pendorong yang positif.

2. Kenali penyebab stres


Mengenali penyebab stres akan memudahkan kita untuk mengambil langkah penanganan yang tepat. Apakah stres ini disebabkan oleh masalah pekerjaan, rutinitas harian, terlalu banyak beban yang diambil, atau karena komunikasi dengan pasangan? Setelah jelas lakukan langkah-langkah perubahan sesuai dengan akar maslahnya.

3. Dekatkan diri kepada Allah


Salah satu dampak stres adalah memunculkan perasaan tidak tenang. Maka tingkatkan kualitas dan kuantitas hubungan dengan Allah untuk meraih ketenangan hati. Memperbanyak dzikir, sholat sunnah, puasa adalah beberapa diantara strategi efektif dalam mengelola stres menjadi bernilai positif.

4. Lakukan relaksasi


Begitu anda mulai merasakan gejala-gejala stres, tarik nafas dalam-dalam dengan hidung dan hembuskan perlahan melalui mulut. Rilekskan otot-otot tubuh yang kaku dengan melakukan gerakan ringan. Langkah ringan ini bisa member kesempatan diri kita menekan emosi yang bergejolak menjadi reda dan santai.

5. Curahkan perasaan


Jangan redam perasaan tidak nyaman seorang diri karena bisa menambah efek buruk stres. Badan sakit, pikiran ngelantur, produktifitas pun menurun. Curahkan perasaan tidak nyaman pada keluarga, teman, psikolog atau orang lain yang dapat anda percaya. Berbagi perasaan pada orang lain, selain melegakan perasaan, juga berpeluang memperoleh solusi dari maslah anda.

6. Tuliskan semua uneg-uneg


Kalau ada hal tidak mungkin anda sampaikan pada orang lain, missal msalah kesedihan, kemarahan atau aib. Maka ambil kertas atau buku dan curahkan perasaan dan pikiran anda disana. Setelah selesai menuangkan rasa, simpan tulisan anda dan baca kembali besoknya. Apa yang terjadi…? Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa perasaan anda saat membaca tulisan curhat itu, sudah jauh lebih baik daripda saat anda menulisnya. Ini disebabkan, sebagian besar energy kemarahan, kesedihan atau ketakutan anda sudah tercurahkan. Sobek atau bakar tulisan itu dan mulailah menjalani hati lebih baik.

7. Bernyanyilah


Menyanyi juga bisa membantu melegakan perasaan dan menurunkan tingkat stres. Utamakan menyanyikan lagu yang riang. Jika situasinya memungkinkan, menyanyilah keras-keras dan resapi lagu yang anda suarakan sepenuh hati. Energy yang anda salurkan lewat energy juga mampu meredakan emosi dan menimbulkan perasaan gembira dihati.

8. Ganti suasana


Stres juga dapat ditimbulkan oleh rutinitas. Maka untuk mengatassinya, ubahlah rutinitas yang berlangsung selama ini. Pergilah jalan-jalan, membuat kegiatan atau kebiasaan baru dan ubahlah situasi rumah atau tempat kerja anda. Menata ulang perabot, mengambil jalan lain waktu pergi san pulang kerja juga bisa menjadi pilihan.

9. Berpikir positif


Tidak ada orang yang bertanggung jawab atas masalah dan hidup kita kecuali diri kita sendiri. Apakah stres akan menjadi penghancur kehidupan ataukah pendorong semangat, semua tergantung pada bagaimana kita melihat sisi lain dari masalah. Berpikirlah positif dalam setiap masalah. Ingatlah bahwa bersama kesulitan, Allah janjikan kemudahan-kemudahan. Dengan terus menumbuhkan  kebiasaan berpikir positif, mudah-mudahan kita menjadi pribadi yang menakjubkan sebagaimana sabda Rasulullah: “Sungguh menakjubkan orang mukmin itu, manakala mendapat kebaikan mereka bersyukur dan manakala endapat musibah mereka bersabar” (HR. Bukhari Muslim)

10. Tangani segera


Jangan tunggu stres tumbuh berlarut-larut dalam diri kita. Sebelum ia menjadi sumber penyakit fisik dan mental, hadapi dan kelola stres sedini mungkin. Yang terbaik, tentu saja mempersiapkan diri untuk selalu siap menghadapi persoalan dalam hidup dengan menyandarkan harapan dan kepasrahan hanya kepada Allah SWT.
Disclaimer: Postingan blog ini tentang dunia kesehatan, blogger, dan teknologi. Jika kurang berkenan, mohon kiranya untuk memberikan kritik dan saran via kolom komentar, atau via contact menu.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar