Skip to main content

follow us

Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk kesehatan


Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk kesehatan. Lebah adalah suatu jenis binatang yang hidup berkoloni dan berbentuk masyarakat sosial. Lebah di alam berfungsi penting sebagai serangga penyerbuk utama. Kesukaannya akan nektar dan serbuk sari membantu tumbuhan untuk terjadinya penyerbukan silang dan penyebaran serbuk sari. Dalam penyerbukan buatan tanaman tertentu, lebah dipelihara dalam kurungan berisi tumbuhan yang akan disilangkan.

Madu yang dihasilkan lebah disukai oleh banyak hewan, khususnya beruang. Manusia juga memanfaatkan madu sebagai makanan serta obat. Pemeliharaan lebah untuk diambil madunya telah dilakukan manusia sejak lama. Ilmu tentang lebah dan pemeliharaannya dikenal sebagai apiari. Usaha peternakan lebah juga disebut dengan nama tersebut.

Beberapa jenis lebah memiliki sengat yang sebetulnya bersifat fatal bagi dirinya jika digunakan untuk menyengat yang berakibat kematiannya karena sengat dan kantong kelenjarnya akan terlepas dan tertancap pada sasaran. Sengat ini dimanfaatkan manusia dalam pengobatan serupa akupunktur yang dinamakan terapi lebah (apitherapy).

Peternakan lebah modern bisa menghasilkan racun lebah yang keluar dari sengat lebah pekerja tanpa akibat matinya lebah, caranya dengan memasang jebakan dipintu masuk sarang lebah yaitu dipasang arus listrik yang cukup untuk membuat terkejut lebah, dari terkejutnya lebah itu secara tak disadari racun lebah keluar dari sengatnya dan hasilnya ditampung untuk ramuan obat-obatan.

Dalam koloni lebah madu dikenal tiga kasta; ratu, pekerja dan pejantan.
Lebah ratu: Hanya ada seekor. Ratu lebah adalah lebah betina yang subur dan pekerjaannya hanya menghasilkan telur. Ada dua jenis telur; telur subur yang akan menetas menjadi ratu dan pekerja serta telur tidak subur yang menghasilkan pejantan. Ratu lebah akan diganti denga ratu lebah baru jika ratu lama sudah tidak mampu bertelur dan mati.

Lebah pejantan: lebah jantan bertugas membuahi ratu, biasanya  pejantan ini akan mati setelah membuahi ratu

Lebah pekerja: Jumlahnya mencapai puluhan ribu, merupakan lebah betina yang tidak mampu bertelur dan bertubuh kecil dari pada ratu. Tugasnya antara lain membersihkan sel-sel sarang, mengisi sel-sel dengan madu dan serbuk sari. Madu merupakan produk hasil pengolahan makanan nektar yang dimuntahkan kembali dari dalam tubuhnya dan disimpan dalam sarang lebah untuk makanan cadangan, makanan madu ini juga untuk larva dan pupa. Ada juga lebah betina yang bertugas membersihkan sarang dan merawat telur dan anak-anak lebah. Harapan hidup lebah pekerja ialah tiga bulan atau lebih sedikit makanan utama lebah pekerja ini adalah madu.

Lebah pekerja terbentuk dari telur yang terbuahi dari sperma yang tersimpan dalam ovarium yang jumlahnya mencapai jutaan sperma, jenis kelaminnya sama dengan ratu lebah bedanya lebah pekerja ini dari mulai telur menetes menjadi larva dan setererusnya makanannya madu biasa sedangkan ratu lebah mulai dari telur menetas menjadi larva sampai akhir hayat makanannya sari madu (royal jelly).

Apabila kesuburan reproduksi telur sudah berkurang atau usia ratu sudah tua maka secara naluri lebah pekerja mengadakan regenerasi pembentukan koloni baru dan mencari telur-telur yang terbaik, jika sudah menetas menjadi larva diberi makan sari madu (royal jelly) atau ada yang menyebutnya susu ratu kerena warnanya putih seperti warna susu jumlahnya biasanya lebih dari satu calon ratu, sarangnya paling besar dan paling menonjol lebih panjang dari sarang lebah pekerja, terletak paling bawah sarang.

Lebah pekerja bisa bertelur dan telurnya dapat menetas jika koloni lebah kehilangan ratunya maka secara alami sesuai naluri lebah betina akan bertelur dan yang lahir dari telur lebah pekerja ini semuanya berjenis kelamin jantan karena dari telur yang tak terbuahi, lebah pekerja tidak pernah dikawini oleh lebah jantan. (ensiklopedi nasional edisi fauna)

Manfaat sengat lebah


Lebah Pekerja memiliki alat penyengat yang berada pada ujung ruas yang terakhir. Sengat yang berisi racun (yang digunakan adalah sengat dengan racun 0,3 mg). Mengandung protein anti bakteri, anti penisilin, dan anti reumatik. Para ali menyebutny dengan istilah terapi sengat lebah yaitu dengan sengaja membiarkan lebah yang masih hidup tersebut menyengat titik bagian tubuh tertentu yang bermanfaat untuk:

  1. Penderita radang sendi
  2. Peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang
  3. Reumatik
  4. Asam urat
  5. Nyeri kaku pada otot dan sendi
  6. Kelelahan kronis
  7. Nyeri sendi pada lutut dan jari-jari akibat inflamasi ringan karena umur yang sudah menua
  8. Radang urat

Namun tidak untuk semua lebah, tapi hanya lebah dengan panjang sengat 0,3 mm yang dipilih untuk melakukan terapi ini, dan tidak semua orang dapat melakukan terapi ini, karena dibutuhkan keahlian khusus untuk meletakkan lebah pada bagian tubuh tertentu serta jumlah lebah yang dipakai.
Disclaimer: Postingan blog ini tentang dunia kesehatan, blogger, dan teknologi. Jika kurang berkenan, mohon kiranya untuk memberikan kritik dan saran via kolom komentar, atau via contact menu.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar