Akibat Kekurangan dan Keracunan Vitamin

Akibat Kekurangan dan Keracunan Vitamin

Akibat Kekurangan dan Keracunan Vitamin


Akibat Kekurangan dan Keracunan Vitamin. Atau lebih tepatnya bahaya kekurangan vitamin pada tubuh. Vitamin adalah zat organic yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang besar dibandingkan dengan unsur gizi yang lain, tubuh mampu membuat sejumlah kecil vitamin akan tetapi yang terbanyak vitamin dihasilkan oleh sumber makanan nabati dan hewani. Vitamin sangat penting dan vital bagi tubuh jika kita mmengalami kekurangan vitamin maka tubuh kita akan mengalami serangan penyait tertentu yang disebabkan karena kurangnya asupan vitamin tertentu.

Demikian pula bila kita mengalami kebanyakan asupan vitamin, maka tubuh juga akan terserang penyakit tertentu. Tubuh manusia membutuhkan banyak vitamin dan garam mineral agar organ tubuh kita dapat melaksanakn fungsi vitalnya dan berfungsi semestinya. Dan cara yang terbaik agar tubuh mendapatkan kebutuhan vitamin dalam hidup keseharian, maka kita harus makan sebanyak tiga kali sehari dengan unsur dan gizi yang seimbang.

Akan tetapi manusia pada zaman sekarang ini (zaman stant) dengan kondisi keletihan yang sangat, kesibukan yang begitu banyak, tekanan kejiwaan, stress dan adanya fast food, mengakibatkan manusia mengalami perubahan orientasi hidup, sehingga tidak mementingkan lagi segala asupan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Adanya makanan cepat saji, seperti sandwich dan pizza mugkin memberikan tubuh kalori panas yang sangat banyak di atas kebutuhan efektif, akan tetapi tidak memberikan asupan vitamin sesuai dengan apa yang dibutuhkan tubuh.

Jangan anda menganggap vitamin itu sesuatu pelengkap saja, yang boleh ada, boleh juga tidak ada, yang bisa anda gunakan atau tidak anda gunakan. Bukan demikian, vitamin adalah unsur dasar yang harus ada, agar tubuh sehat sempurna, secara permanen tubuh manusia sangat membutuhkan vitamin dan mineral untuk pembentukan dan rehabilitasi jaringan serta menjaga kesehatan tulang, saraf, kulit dan darah.

Gizi dan makanan yang sehat seimbang dalam porsi yang cukup harus mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin dan mineral. Ada masalah yang muncul ketika manusia mengkonsumsi makanan tanpa pilah-pilah, disini mulai tampak kelemahan yang sangat jelas bahwa apa yang kita konsumsi tidak bisa memberikan daan menyediakan unsur-unsur penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Problem yang paling  banyak kita hadapi secara nyata dan sering dialami oleh kebanyakan orang dalam masalah metode asupan makanan adalah masalah kemubaziran (berlebihan) dalam mengkonsumsi makanan yang seharusnya sedikit kebutuhannya, seperti makanan yang mengandung lemak dan glukosa (gula) bahkan sebagian mereka mengambil pil-pil dan makanan pelengkap (kapsul), akan tetapi itupun tidak cukup untuk membuat keseimbangan gizi yang kita butuhkan.

Perlu diketahui, bahwa vitamin itu bukanlah makanan dan bukan pula obat yang dapat mengobati suatu penyakit, akan tetapi ia adalah unsur yag membantu untuk kerja tubuh dan bermacam-macam fungsi kerja. Tidak benar, bahwa manusia itu, kapanpun dan di manapun selalu mengkonsumsi kapsul vitamin. Jika masih ada  permasalahan yang masih gelap yang membatasi, bagaimana penggunaan manfaat dari vitamin, maka tidak semua vitamin yang dikonsumsi oleh manusia dapat bermanfaat.

Keracunan Vitamin


Pengaruh dosis yang banyak dalam mengkonsumsi vitamin bagi manusia akan menimbulkan bahaya keracunan. Disini ada beberapa unsur yang berpengaruh pada tingkatan fase keracunan vitamin diantaranya adalah :

  1. Usia, anak kecil termasuk kelompok yang paling banyak mendapatkan pengaruh dari over dosis (dosis yang besar) vitamin, dan terkadang sampai merengut nyawa karena disebabkan terjadinya gangguan umum pada tubuh secara tiba-tiba
  2. Jenis vitamin, ada beberapa vitamin yang mempunyai sifat racun yang sangat membahayakan apabila manusia mengkonsumsinya dalam jumlah tertentu, seperti vitamin A, B12, B1 dan D ada juga vitamin yang lebih sedikit sifat racunnya seperti E, K dan B2, ada juga vitamin yang tidak menimbulkan keracunan seperti cholin dan pantothenic acid.
  3. Cara pemakaian, pemakaian vitamin dengan jalan suntikan ke tubuh (otot maupun saluran vena) lebih cepat menimbulkan bahaya keracunan dibanding mengkonsumsinya melalui mulut.
  4. Jumlah dosis yang digunakan, setiap bertambahnya dosis yang digunakan, semakin cepat pula serangan racun tersebut.
  5. Lama masa konsumsi, tubuh akan mengalami kenyang yan cukup lama akibat mengkonsumsi vitamin.
  6. Keadaan kesehatan secara umum, ketika manusia memiliki kesehatan yang baik. Ketika itu pula, pengaruh racun yang ditimbulkan vitamin di dalam tubuh akan semakin melemah. Ada beberapa penyakit yag dapat mendorong terjadinya keracunan vitamin seperti sakit anemia, liver dan ginjal.
  7. Asupan obat, beberapa obat jika dikonsuumsi bersamaan dengan beberapa vitamin tertentu dapat menimbulkan penyakit yang membahayakan.

Dari semua penjelasan ini, mulailah memilih dan memilah apa dan seperti apa vitamin yang akan kita konsumsi dan sebaiknya konsultasi ke dokter kesayangan anda supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Semoga manfaat...

Referensi :
Syaikh Adil Fahmi, Asrar an Nisa' Min al-Alif Ila Al-Ha' | Dar Al-Ghad Al-Jadid, Manshurah, Mesir 2005
Mausuah At-Tib an-Nisai | Dar Ar-Rasyid