4 Benda Yang Dapat Menyebabkan Kanker

4 Benda Yang Dapat Menyebabkan Kanker

4 Benda Yang Dapat Menyebabkan Kanker


4 Hal atau Benda Yang Dapat Menyebabkan Kanker. Perkembangan zaman semakin mengiurkan hingga seseorang membutuhkan hal yang praktis dan murah untuk dibeli. Padahal, benda-benda tersebut belum tentu aman digunakan sehari-hari dan malah menimbulkan risiko yang tinggi terhadap kesehatan seperti kanker dan lainnya.

Selain itu, ada empat benda lain yang dianggap memicu penyakit kanker karena mengandung zat karsinogenik, sebagaimana dilansir Okezone.com kemarin.

1. Kopi instan


Kopi memang sudah sejak lama dikenal dan menjadi minuman yang nikmat. Tak terkecuali di Indonesia, kopi bahkan telah menjadi gaya hidup. Variasi kopi pun telah banyak berkembang. Berbagai model dan penambahan rasa dalam kopi banyak beredar dari segala macam merek. Seiring perkembangan waktu yang serba instan, kopi pun mengalami perkembangan menuju era instan. Kopi instan dapat diseduh dan langsung dinikmati dengan rasa yang bervariasi. Kita semua sudah sering mendengar tentang aturan minum kopi yang baik bagi tubuh, dan beberapa manfaat dan kekurangan dari kopi. Secara singkat, kopi dapat memicu kinerja otak menjadi lebih maksimal. Seseorang yang minum kopi instan terus-menerus sangat berisiko menderita kanker. Para ahli menyebut, Kopi instan mengandung zat pengawet yang tidak dicerna oleh tubuh, sehingga menimbulkan penyakit dalam jangka panjang.

2. Rokok dan alkohol


Kita seringkali diperingatkan agar bisa menjauhi alkohol dan rokok yang merupakan gudang racun. Dua jenis benda itu selalu dikaitkan besar dengan bahaya risiko kanker dan masalah kesuburan pada pria dan wanita.

Berikut ini kami jabarkan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh yang mudah-mudahan dapat menambah semangat Anda untuk berhenti merokok.

  • Meningkatkan risiko kanker perut, kanker darah dan kanker limfa, karena mengandung kadar 1,3-Butadine, yakni bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi karet.
  • Menghambat perbaikan DNA dan dapat merusak lapisan dalam paru-paru, karena mengandung Akrolein, Formaldehida dan Kromium VI ( digunakan untuk membuat logam paduan, cat dan pewarna ) yang akhirnya bisa menyebabkan kanker paru-paru.
  • Menyebabkan berbagai jenis penyakit kanker, karena rokok mengandung zat Arsenik yang digunakan untuk mengawetkan kayu.
  • Menyebabkan leukemia karena rokok mengandung zat Benzene yang sebenarnya digunakan untuk memproduksi bahan kimia lainnya.
  • Menganggu perbaikan DNA dan menyebabkan kerusakan ginjal serta lapisan pembuluh darah arteri, karena kandungan zat Kadmium yakni logam yang digunakan untuk membuat baterai.

3. Rokok elektrik


Rokok elektrik atau biasa juga disebut dengan sistem pengiriman nikotin elektronik (ENDS) adalah alat penguap bertenaga baterai yang dapat menimbulkan sensasi seperti merokok tembakau. Tampilannya pun ada yang menyerupai rokok dan ada pula yang didesain berbeda.

Di dalam rokok elektrik terdapat tabung berisi larutan cair yang bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebagian perusahaan menjual cairan perasa tertentu. Antara lain perasa mentol/mint, karamel, buah-buahan, kopi, atau cokelat.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektrik yang beredar di pasaran adalah produk ilegal dan belum terbukti keamanannya. Menurut BPOM, rokok elektrik mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika semua bahan itu dipanaskan akan menghasilkan senyawa nitrosamine. Senyawa tersebut dapat menyebabkan kanker.

Maka sudah diperingatkan bagi Anda pecinta rokok elektrik, sebaiknya meninggalkan kebiasaan buruk itu walau selalu dianggap ramah lingkungan.

4. Alat makan styrofoam (wadah plastik)


Seringkali kita membeli makanan yang dibungkus dengan alat makan styrofoam. Ingat, hal ini sebaiknya jangan terlalu dibiarkan, karena sterofoam mengandung senyawa styrene dan karsinogenik. Ini juga sudah dibuktikan oleh Badan Internasional Penelitian Kanker. Menumpuknya bahan kimia di dalam tubuh bisa menimbulkan kanker, Sebuah penelitian di Jepang mengindikasikan, polysterene dapat menjadi penyebab kanker dan berpengaruh pada sistem saraf pusat. Masing-masing jenis plastik mempunyai tingkat bahaya yang berbeda tergantung dari material plastik dan bahan kimia penyusunnya.

Perpindahan monomer-monomer plastik ke dalam makanan dipicu oleh beberapa hal, yaitu panas, asam dan lemak. Jadi, sebaiknya sayur bersantan, susu dan buah-buahan yang mengandung asam organik tidak dibungkus plastik dalam keadaan panas, ataupun kalau terpaksa jangan digunakan terlalu lama.Penggunaan plastik boleh digunakan jika bahan yang dimasukkan dalam keadaan dingin.

Semoga artikel benda penyebab kanker ini bermanfaat...