Olahraga Menurut Pandangan Islam

Olahraga Menurut Pandangan Islam


Olahraga menurut pandangan islam. Gerakan fisik sangat berpengaruh pada pencegahan penyakit, maksudnya melakukan penyecekan terkadap perkembangan suatu penyakit sebelum penyakit itu terjadi. Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitabnya “tuhfah” mengartikan kata al-daf ’u (pencegahan) dengan man’ut ta’tsir bi ma yashuh lahu laula dzalika (menolak sesuatu yang mungkin terjadi andai tidak melakukan pencegahan).

Secara umum ada tiga tingkat pencegahan penyakit yang bisa dilakukan manusia: primary prevention, secondary prevention, tertiary prevention. Dari ketiga pencegahan ini, yang sangat berperan bagi kesehatan adalah yang pertama, yakni pencegahan primer. Pencegahan primer terdiri dari dua kategori. Pertama, health promotion yang memuat perbaikan gizi, kondisi lingkungan, dan pendidikan kesehatan. Kedua, specific protection yang memuat pengaturan makanan dan olahraga yang benar serta gerakan fisik yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Dari situ, olahraga jelas merupakan darul mafasid yang harus di dahulukan daripada pengobatan penyakit. Hal inilah yang dimaksudkan Abu al-Faidh Muhammad Yasin al-Fadani bahwa diantara kewajiban manusia adalah melakukan antisipasi akan munculnya kejadian baru yang lebih membahayakan, sehingga muncul kaidah “Darul mafasid muqoddam ala jalbil masholih”.

Islam sangat menghargai “hifdhun nafsi” (menjaga tubuh) karena islam menganggap olahraga sebagai sesuatu yang positif, sehingga tertuang dalam gerakan-gerakan ibadah seperti shalat dan lainnya.

Walhasil, Islam sangat paham dengan proses pencernaan makanan pada tubuh manusia (biologi). Selain menetapkan penyelamatan jiwa sebagai tujuan syariah, Islam juga mensunnahkan dan mewajibkan gerakan fisik yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, seperti thawaf, sa’i, shalat dhuha, sahalat tahajjud dan lain sebagainya. Semakin banyak mereka beribadah semakin sehat pula fisik mereka. semakin sehat fisik mereka semakin jauh dari penyakit. Dan, selanjutnya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Sekian artikel olahraga menurut pandangan islam. semoga bermanfaat...