12 Jenis Jamur Yang bisa Dikonsumsi

12 Jenis Jamur Yang bisa Dikonsumsi


12 Jenis Jamur Yang bisa Dikonsumsi. Jamur adalah jenis tumbuhan liar yang sering kita temui pada tempat-tempat basah seperti sungai, selokan, atau pada kayu lapuk yang lembab. Jenis jamur bermacam-macam, ada jamur yang bisa dikonsumsi dengan rasa yang enak, ada pula jamur yang berkhasiat walaupun memiliki rasa yang tidak enak, bahkan ada juga jenis jamur yang beracun. Sehingga disinilah kita dituntuk untuk lebih waspada terhadap jamur yang beracun.

Nah, kali ini saya share macam-macam jamur atau jenis jamur yang dapat dikonsumsi:

1. Jamur kancing atau champignon
Jamur ini paling banyak dibudidayakan di dunia, yaitu sekitar 38% dari total produksi jamur dunia.Jamur kancing disebut juga jamur kompos atau champignon dalah jamur pangan yang berbentuk hampir bulat seperti kancing dan berwarna putih bersih, krem, atau cokelat muda.
Jamur kancing segar bebas lemak, bebas sodium, serta kaya vitamin dan mineral. Jamur kancing juga rendah kalori, 5 buah ukuran sedang sama dengan 20 kalori. Jamur ini cepat berubah warna mennjadi kecokelatan dan hilang aromanya setelah dipotong dan dibiarkan diudara terbuka. Sebaiknya jamur ini segera dimasak saat masih segar sebelum berubah warna.

2. Jamur Tiram atau Hiratake
Sekitar 25% dari total pruduksi jamur dunia berupa jamur tiram. Tiongkok merupaka produsen utama jamur tiram.Adalah jamur pangan dengan tudung berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung dan berwarna putih hingga krem. Tubuh buah mempunyai tudung yag berwarna hitan, abu-abu, cokelat, hingga putih dengan permukaan yang hamper licin dengan diameter 5-20 cm.

Di alam bebas, jamur tiram bisa dijumpai hampir sepanjang tahun di hutan pegunungan dan daerah yang sejuk.Tubuhnya terlihat saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah melapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang.

Pembudidayaan jamur tiram biasanya dilakukan dengan media tanam serbuk gergaji. Selain sebagai bahan campuran pada berbagai macam masakan, jamur tiram merupakan bahan baku obat statin. Jamur tiram diketahui membunuh dan mencerna nematode yang kemungkinan besar dilakukan untuk memperoleh nitrogen.

3. Pleurotus Aryngii atau King Oyster Mushroom
Pleurotus Aryngii adalah jamur pangan yang masih kelompok jamur tiram. Jamut ini dapat ditemukan di wilayah padang rumput dan stepa yang kering di Eropa Selatan, Asia Selatan dan Tengah.

Jamur ini merupakan jamur yang memiliki tubuh buah paling besar dan dapat bertahan sekitar 10 hari bila disimpan di lemari es.Daging batang tebal berwarna putih dengantudung yang sempit pada yang masih muda.

4. Jamur Merang
Sekitar 16% dari total produksi jamur dunia. Jamur ini adalah jenis jamur pangan yang banyak dibududayakan di Asia Timur dan Asia Tenggara yang beriklim tropis.Tubuh buah yang masih muda berbentuk bulat telur, berwarna cokelat gelap hingga abu-abu dan dilindungi selubung. Pada tubuh buah jamur merang dewasa, tudung berkembang seperti cawing berwarna cokelat tua keabu-abuan dengan bagian batang berwarna cokelat muda..

Jamur merang yang dijual untuk konsumsi adalah jamur yang masih muda yang tudungnya belum berkembang.Jamur merang dibudidayakan di dalam bangunan rumah kaca atau plastic yang disebut kumbung.

5. Jamur Shiitake atau Lentinus Edodes
Paling banyak dikonsumsi di Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan. Jamur ini adalah jamur pangan yang berasal dari Asia Timur yang terkenal diseluruh dunia dengan nama aslinya dai bahasa Jepang. Jamur ini banyak dibudidayakan di Tiongkok, Korea, dan Jepang dan dapat dijumpai di alam bebas di daerah pegunungan di Asia Tenggara. Di Indonesia, kadang-kadang disebut jamur jengkol, karena bentuk dan aromanya seperti jengkol wlaupun menurut sebagian orang rasa jamur ini seperti rasa petai.

6. Jamur kuping
Tubuh berwarna cokelat tua setengah bening, berbentuk mangkuk menyerupai telingan manusia.Tubuh buah menempel di batang kayu yang sudah membusuk di tempat basah dan lembab. Sewaktu masih segar terlihat seperti agar-agar (jelly) basah dan bila dikeringkan menjadi mengkerut. Jamur ini terdiri atas jamur kuping hitam, jamur kuping merah, dan jamur kuping putih.


7. Jamur enokitake
Jamur pangan dengan tubuh berbentuk penjang-panjang berwarna putih seperti tauge.Dikenal juga sebagai jamur tauge, jamur musim dingin, atau jamur jarum emas.Di wilayah beriklim sejuk jamur ini tumbuh di alam bebas pada suhu udara rendah mulai musim gugur hingga awal musim semi, bahkan jamur ini diketahui tumbuh di salju.

8. Jamur Maitake (grifola frondosa)
Jamur ini akan mengaluarkan aroma harum kalau dimasak. Dalam bahasa inggris jamur ini dikenal sebagai hen of the word

9. Jamur matsutake (tricholoma matsutake)
Jamur ini termasuk jamur langka yang belum berhasil dibudidayakan sehingga termasuk jamur yang harganya sangat mahal di Jepang. Biasanya jamur ini  diburu di hutan pinus di wilayah beriklim sejuk pada musim gugur.

10. Jamur Truffle
Juga termasuk jamur langka yang sulit ditemukan.Biasanya untuk menemukannya butuh bantuan anjing atau babi yang memiliki penciuman tajam. Jamur truffle adalah jamur termahal di dunia.

11. Jamur Morchella Esculenta.
Jamur ini diketahui dapat dimakan buahnya

12. Jamur Ling Zhi (Ganoderma Licidum)
Jamur ini merupakan jamur yang tidak enak dimakan, namun mempunyai khasiat sebagai obat. Menurut catatan sejarah sejak zaman dinasti ming, jamur ini memiliki sejuta manfaat. Mulai dari meningkatkan nafsu makan, mengobati insomnia, pusing,brokhitis, hepatitis, sakit lambung, sakit kanker, peningkat vitalitas, sampai sebagai kosmetik.

Jamur ini tumbuh sebagai saprofit pada batang kayu yang lapuk, tumbuh liar, namun juga di budidayakan.Badan buah bertangkai panjang tumbuh lurus keatas, tudung dari badan buah menempel pada tangkai tersebut berupa bangun setengah lingkaran yang tumbuh mendatar, warna cokelat kemerahan mengkilat.

Badan buah menunjukkan lingkaran-lingkaran yang merupakan batas periode pertumbuhan, tepinya berombak atau berlekuk, sisi atas dengan lipatan-lipatan radier.Berumur beberapa tahun dengan tiap-tiap kali membentuk lapisan-lapisan himenofora baru. Rasanya manis sedikit pahit, hangat, dan tidak beracun.